Home > Society > Kisah Inspiratif Monica Carolina: Gamer Adiwarna yang Digaji Rp137 Juta

Kisah Inspiratif Monica Carolina: Gamer Adiwarna yang Digaji Rp137 Juta

Added: (Tue Aug 01 2017)

Pressbox (Press Release) - Solopos, JAKARTA - Kisah inspiratif kali ini hadir dari gadis asal Indonesia yang bergerak sebagai gamer ataupun pemain game yang digaji Rp137 juta setiap tiga bulan. Ia bertindak sebagai gamer mulai 2008 lalu.

Dinukil dari Detik, Sabtu (15/8/2015), Kisah inspirarif Monica Carolina yang bergerak sebagai pemain game itu berawal tahun 2008 terus. Bermain game dengan ragam first person shooter (FPS) merupakan hobinya sejak minim. Saat duduk di bangku SMA, dia mulai rajin mengikuti berbagai turnamen game dan berhasil mencapai juara kedua dalam game Call of Duty 4.



Hasil itu membuatnya ketagihan bakal berkompetisi melawan para gamer lainnya yang mayoritas ialah pria. Semasih lima tahun berturut-turut mengikuti kompetisi, gadis yang lebih dikenal atas nama Nixia ini ikut empat orang timnya yang tergabung dalam NXA Ladies yang seluruhnya perempuan berhasil memenangi beragam kejuaraan.

Pada tahun 2011, dia mendirikan situs bernama Nixia Gamer yang mengandung tentang review jentera yang digunakannya untuk bermain game serta pengalamannya mengikuti turnamen-turnamen game. Satu tahun menjalankan website tersebut, mulai membludak brand peralatan game yang memberikannya patron.

“Kita dikasih peralatan game sesuai laptop, keyboard, dan headset yang nilainya di berdasarkan US$20.000 atau Rp27 juta bakal satu orang. Setiap tiga bulan sekali kita juga mengantongi gaji, kisarannya US$10.000 atau Rp137 juta,” ujar Monica.

Berdasarkan Monica, tantangan terbesarnya menjadi gamer perempuan adalah ia harus bisa mengejar skill para gamer laki-laki agar performanya cocok. Terlebih lagi mengingat persentase gamer perempuan di Indonesia hanya 10% dibandingkan pria.

“Makanya saya dan regu harus melimpah latihan beserta mengasah keterampilan. Biasanya anda latihan satu pekan tiga kali, minimum tiga sampai lima jam per hari,”

Namun, tidak selamanya bermain game berjalan oleh mulus. Bagai wanita, tak jarang ia memiliki cuaca hati yang berubah-ubah. Menurutnya masalah ini adalah salah satu anca baginya. Namun, ia harus menghadapinya atas sikap yang profesional dan konsisten fokus latihan buat mempersiapkan invitasi.

berita game indonesia perbincangan, Monica membandingkan kebanyakan personel game memiliki fiil yang sangat ambisius lalu berjiwa masukakal. Hal inilah menjadi acuan baginya buat tetap antusias menjadi seseorang gamer wanita kompeten meski jadi kaum minoritas di bidang yang ditekuninya.

Selain Monica, tampak kisah inspiratif gamer laki-laki dari Amerika Serikat yang menjadi kaya sebab game online Gamer muda yang bernama Sumail itu mendapatkan lebih dari US$1 juta atau Rp13,7 miliar.

Dikutip dari Liputan6, Jumat, Tim Evil Geniuses yang bermula dari Amerika Serikat menyabet julukan juara umum dan membawa pulang uang senilai US$6,6 juta atau Rp91,7 miliar, setelah mengalahkan CDEC dari Tiongkok dalam festival final yang dahsyat, 8 Agustus 2015 lalu.

Salah satu peruntungan dari Evil Geniuses adalah anak kecil berusia 16 tahun berjulukan Sumail. Berkat pencapaiannya, lanang berdarah Pakistan ini menjadi gamer palingmuda yang mendapatkan US$1 juta ataupun Rp13,7 miliar di kejuaraan eSports.

Kemenangan timnya di kejuaraan tersebut menyebabkannya menerima uang US$1,6 juta atau sekitar Rp22,6 miliar. Sumail tukar ke Illinois, Amerika Serikat, 2014 kemudian untuk meniti karier di dunia game ahli.

Sebelumnya, Februari 2015 lalu, beliau merupakan anggota dari tim Evil Geniuses yang menaklukkan Kompetisi Dota 2 Asia di Tiongkok, atas mengantongi uang senilai US$1,2 juta ataupun sekitar Rp16,6 miliar.

Submitted by:
Disclaimer: Pressbox disclaims any inaccuracies in the content contained in these releases. If you would like a release removed please send an email to remove@pressbox.co.uk together with the url of the release.