Home > Sports > Cetak Rekor Baru, IHSG Tembus 6.100

Cetak Rekor Baru, IHSG Tembus 6.100

Added: (Mon Jun 04 2018)

Pressbox (Press Release) - JAKARTA- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mencetak rekor tertingginya ke level 6.500,53. , Jakarta - Indeks harga saham gabungan ( IHSG ) sukses melanjutkan penguatannya pada akhir perdagangan hari kedua berturut-turut, Jumat, 5 Januari 2018. Laju Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) akan konsolidasi dengan kecenderungan melemah pada perdagangan saham awal pekan ini. Delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona hijau, dipimpin oleh sektor industri dasar yang menguat 3,14%, disusul sektor perdagangan dengan kenailkan sebesar 2,34%.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup melorot lebih dari satu persen, terbesar dalam 4 pakan, setelah sempat mencapau US$1.300 per ounce. Wartapena, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menembus rekor tertinggi sepanjang masa di 6.025,43 poin pada penutupan perdagangan hari ini. JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) tembus level 6.000 pada perdagangan saham Rabu pekan ini.
IHSG BEI ditutup naik 9,10 poin atau 0,16 persen menjadi 5.543,17 poin. Adapun, hingga pukul 10.01 WIB, dollar Australia ini kian menanjak ke level US$ 1,0757. Karena IHSG mengukir rekor tertinggi baru, jauh lebih mungkin IHSG naik lagi daripada langsung terpuruk. Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari dihadapkan pada kondisi bervariasinya pergerakan indeks di bursa saham global dan regional, setelah kemarin berhasil keluar dari tekanan aksi jual dan berakhir di zona hijau menembus level 5.300.
Sebelumnya, IHSG pagi tadi dibuka melanjutkan penguatannya sebesar 0,17% atau 9,96 poin ke level 5.962,03. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nyaris tembus lagi level 5.000 setelah melesat cukup tinggi hingga 83 poin. Jakarta () - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup mlonjak hingga 1,58% setara 85,86 poin ke level 5.518,24. Sedangkan saham-saham yang urung mengikuti jejak IHSG di zona hijau adalah saham Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun Rp75 ke Rp2.075, saham PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp450 ke Rp64.650, saham PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) turun Rp200 ke Rp8.500 dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp150 ke Rp28.550.
RIFANFINANCINDO
Dengan seluruh indeks sektoral melemah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga langsung rontok di awal perdagangan. Lebih-lebih lagi kalau DJIA naik 1% tapi IHSG turun 1%, ini berarti saham-saham Indonesia tidak diminati oleh investor; IHSG bearish padahal DJIA bullish. Analis Universal Broker Indonesia Satrio Utomo memperkirakan sentimen positif dari kenaikan indeks Dow Jones bisa menolong IHSG untuk tidak turun terlalu dalam.
Menurut Analis Equity Ascend Agus Susanto, pelemahan IHSG disebabkan aksi jual investor asing yang mencapai Rp 1,42 triliun pada perdagangan saham hari ini. Silahkan lanjut baca ke pos "Pengaruh Gejolak Dow Jones Pada IHSG Bursa Indonesia." Dow Jones Turun 513 Points Semalam. Direktur investasi MAMI, Alvin Pattisahusiwa mengatakan hal tersebut dapat tercapai dengan asumsi iHSG ditutup pada level 5.500 di akhir tahun ini.
Sedangkan support level terlihat cukup kuat teruji sehingga proses perjalanan naik dari IHSG dapat kembali berlanjut, potensi kenaikan masih terus ditopang oleh kondisi fundamental perekonomian yang kuat sehingga kepercayaan investor masih cukup tinggi terhadap pasar modal Indonesia. Pada perdagangan preopening, IHSG turun 3,066% (0,05%) ke level 6.595,860. Pergerakan sektor-sektor IHSG pada hari ini a.l sektor agricultural (-2.10%), sektor basic-industries (-2.88%), sektor construction and property (-3.30%), sektor consumer goods (-3.09%), sektor finance (-2.56%), sektor infrastructure (-2.36%), sektor mining (-3.29%), sektor misc-industries (-1.71%), dan sektor trade (-2.07%).
Pengaruh Gejolak Dow Jones Pada IHSG Bursa Indonesia Cukup jelas. Indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor baru setelah ditutup menguat 2,07% atau 134,80 poin ke level 6.635,33. Lanjutkan tren positif di bursa Asia, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melaju 0,65% ke level 28.661,98 pada pukul 8:30 WIB. Menurutnya, dengan IHSG yang sedang berada dalam trend turun jangka menengah dan sedang berada di kisran resisten, investor sebaiknya tetap dalam posisi trading.
Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpotensi melanjutkan tren kenaikan menuju level 5.400. Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 4,504 poin (0,09%) ke level 4.940,277 tapi langsung balik arah ke zona hijau. Jika iHSG tahun ini ditutup di level 5.500 dan pertumbuhan iHSG setiap tahunnya naik sebesar 16% dalam 4 tahun ke depan, kami optimis iHSG akan tembus level 10.000 di tahun 2020 nanti,” ujarnya, di Jakarta, kemarin.
Selain itu, rekor penguatan IHSG itu terjadi karena adanya sentimen positif dari pelaku pasar keuangan terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintah yang mendukung terjadinya produktivitas maupun kemakmuran yang berkeadilan. IHSG ditutup menguat 1,23% atau 73,36 poin ke level 6.025,43, level tertinggi sepanjang masa sekaligus untuk pertama kalinya menembus level 6.000.
Analis Binaartha Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada di Jakarta, Senin sore mengatakan bahwa minimnya sentimen positif, terutama dari bursa saham eksternal memicu investor di dalam negeri termasuk asing mengambil posisi lepas saham sehingga laju IHSG tertahan. Penguatan IHSG pada hari ini selaras dengan penguatan bursa regional, di mana indeks Nikkei di tutup naik 0,89%, indeks Shanghai naik 0,54%, indeks Hang Seng naik 0,28%, dan indeks Strait Times naik 0,65%.

Submitted by:
Disclaimer: Pressbox disclaims any inaccuracies in the content contained in these releases. If you would like a release removed please send an email to remove@pressbox.co.uk together with the url of the release.